Menu Close

Redakan  Panas Dalam Dengan Larutan Cap Kaki Tiga

Panas dalam seringkali membuat tenggorokan tidak nyaman. Kondisi ini menyebabkan tenggorokan terasa panas, sakit untuk menelan, sariawan, bibir kering, hingga susah buang air besar. Umumnya, panas dalam disebabkan makan makanan pedas, infeksi yang memicu suhu tubuh meningkat, dan berolahraga secara intens. Kemudian banyak orang yang mengonsumsi larutan penyegar sebagai pereda. Salah satu larutan penyegar yang populer adalah Larutan Cap Kaki Tiga. Larutan ini sejak lama dipercaya ampuh meredakan panas dalam.

Panas dalam adalah serangkaian gejala dari suatu penyakit yang dapat menyerang beberapa bagian tubuh seperti mulut, tenggorokan, dan sistem pencernaan. Gejala yang bisa dikenali adalah sariawan, bibir pecah-pecah, tenggorokan terasa sakit, dan perut terasa panas. 

Akan tetapi uniknya, panas dalam sendiri tidak dikenal dalam dunia medis. Kondisi yang digambarkan oleh masyarakat sebagai panas dalam juga sebenarnya bukanlah suatu penyakit, melainkan kumpulan gejala dari penyakit di tenggorokan, atau gejala awal dari infeksi virus maupun bakteri.

Panas dalam tidaklah berbahaya dan cara penyembuhannya tidak mengharuskan seseorang untuk pergi ke dokter. Dengan begitu, kondisi ini bisa diatasi atau ditangani sendiri dengan melakukan pengobatan rumahan. Salah satu cara yang bisa dilakukan, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, untuk mengobatinya adalah dengan mengonsumsi larutan penyegar Cap Kaki Tiga. 

Larutan Kaki Tiga merupakan larutan pereda panas dalam buatan PT Kino Indonesia yang terdiri atas komposisi utama yaitu Gypsum fibrosum 3,25% dan Galcareous spar 0,125% dari bahan mineral alami berfungsi sebagai pencegah dan obat panas dalam. Manfaat larutan penyegar utamanya didapat dari Gipsum fibrosum ini.

Gipsum fibrosum sendiri adalah mineral yang terdiri dari kalsium, sulfur, dan sedikit mineral lainnya. Gipsum fibrosum tidak memiliki warna atau bening, rapuh, serta mudah dihancurkan. Seseorang bisa menemukan Gipsum fibrosum di  dasar laut atau di batuan sedimen, seperti batu kapur. 

Di Tiongkok, Gypsum fibrosum sering digunakan sebagai bahan untuk menurunkan panas tubuh akibat demam atau bahan untuk minuman yang berfungsi untuk menurunkan gejala iritasi tenggorokan akibat kehausan dan kekurangan cairan tubuh. Gypsum fibrosum memiliki karakteristik yang dingin,  sehingga ketika masuk ke tubuh Gypsum fibrosum akan menyerap panas di dalam tubuh dan bertindak sebagai larutan penyegar untuk mengurangi panas dalam.

Pengaruh kandungan Gypsum fibrosum di dalam Larutan Cap Kaki Tiga adalah meningkatkan efektifitas larutan tersebut dalam meredakan panas dalam yang dibantu oleh Galcareous spar sebagai bahan sekunder dalam larutan penyegar supaya dapat bekerja lebih efektif dalam meredakan panas dalam. Dengan kata lain, kedua zat tersebut memiliki sifat anti terhadap bakteri serta virus.

Tak heran jika larutan penyegar yang kita tahu saat ini mengandung Gipsum fibrosum yang ternyata memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri serta virus penyebab panas dalam serta mengembalikan suhu tubuh menjadi normal. 

Namun, perlu diingat bahwa meskipun memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, mengonsumsi Gipsum fibrosum tetap tidak boleh dilakukan berlebihan. Dalam satu hari, setiap orang hanya disarankan untuk mengkonsumsi gipsum fibrosum sebanyak 9 hingga 30 gram saja.

Apabila sedang mengonsumsi obat, jangan konsumsi Larutan Cap Kaki Tiga secara bersamaan. Beri jeda kurang lebih 1-2 jam sebelum atau sesudah megonsumsi obat dari dokter untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya interkasi antara keduanya sehingga menyebabkan obat yang dikonsumsi tidak bekerja secara efektif.

Di akhir, perlu juga diketahui bahwa hingga saat ini belum ada laporan atau penelitian mengenai efek samping Larutan Cap Kaki Tiga, terutama untuk ibu hamil. Sejauh ini Larutan Cap Kaki Tiga aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil apabila digunakan dalam dosis yang wajar. Namun untuk lebih amannya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi larutan penyegar ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *